Panduan singkat untuk membuat poster yang informatif, menarik, dan mudah dipahami, baik untuk kebutuhan edukasi, promosi, maupun informasi.
Tentukan sejak awal apakah poster dibuat untuk edukasi, promosi, atau informasi agar desain dan pesan tetap fokus.
Judul harus singkat, padat, dan langsung menjelaskan isi poster agar mudah dipahami dalam sekali lihat.
Gunakan satu gambar utama yang relevan dan berkualitas untuk menarik perhatian tanpa membuat poster terlihat penuh.
Poster bukan artikel. Gunakan teks seperlunya dan hindari paragraf panjang agar pesan cepat tersampaikan.
Gunakan kombinasi warna yang kontras dan font yang mudah dibaca agar poster terlihat profesional.
Sertakan logo, nama brand, atau kontak secara sederhana sebagai penanda kepemilikan poster.
Tentukan ukuran poster sesuai kebutuhan dan platform yang digunakan. Untuk media digital seperti Instagram atau website, gunakan ukuran 1080 × 1350 px atau 1080 × 1920 px. Untuk cetak, ukuran umum yang digunakan adalah A4 atau A3.
Saat menggunakan aplikasi desain seperti Canva, Figma, atau Photoshop, pastikan membuat file baru dengan ukuran yang sesuai sejak awal agar hasil poster tidak pecah dan tetap proporsional.
Untuk kebutuhan online, simpan poster dalam format PNG atau JPG dengan kualitas tinggi. Untuk kebutuhan cetak, simpan dalam format PDF agar teks dan gambar tetap tajam.
Saat menyimpan ke PDF untuk cetak, pilih kualitas tinggi atau print quality. Pastikan ukuran kertas sesuai (A4 atau A3) agar tidak terpotong saat dicetak.
Jika poster hanya digunakan untuk online, tidak perlu mengubah warna ke CMYK. Namun untuk cetak profesional, sangat disarankan mengubah mode warna dari RGB ke CMYK agar hasil warna lebih mendekati aslinya.